DAGING KAMBING

Hari Raya Idul Adha 1441 H kurang lebih sudah 1 bulan yang lalu. Tetapi kebiasaan masyrakat kita jika ada daging qurban yang lebih akan dimasak di lain waktu yang artinya tidak sekaligus dimasak dalam satu hari. Hal yang sama juga dilakukan oleh keluargaku. Aku juga kurang tau, apakah maksutnya agar kita bisa menikmati daging qurban dalam waktu yang lebih lama? Anggap saja begitu. Suatu hari dimana aku off kerja alias libur kerja. Aku iseng membuka lemari es dan menemukan sedikit sisa daging qurban. Aku mulai berfikir, mau aku buat apa ya daging ini? Kemudian aku menemukan ide bahwa akan aku masak tongseng. Tentu saja pakai bumbu praktis dari kecap Bango yang aku beli lewat marketplace shopee. Jika kalian tau, aku membeli bumbu itu sejak awal bulan agustus dan baru ada niatan untuk memasaknya di akhir bulan. Ya begitulah, jangan tanya kenapa ya kawan. Kenapa aku pilih bumbu jadi dari kecap bango tongseng? Karena itu yang saat itu sedang promo, hanya itu yang aku pikirkan. Ternyata bango mengeluarkan banyak varian dengan tema bumbu kuliner nusantara. Beberapa macam varian bumbu bango diantaranya opor ayam khas cepu, soto betawi khas jakarta, nasi goreng kambing khas jakarta, dan tongseng khas solo yang aku beli. Sebelum mulai memasak aku siapkan bumbu-bumbunya yang tertera di belakang kemasan bumbu bango. Beberapa bahan yang diperlukan: 1. Sachet Bumbu Bango Tongseng khas solo 2. 1 Sachet santan siap saji 3. Daging kambing dipotong dadu 4. Kol Secukupnya 5. Tomat 6. Daun Jeruk 7. Daun Salam 8. Serai 9. Cabai Bumbu Yang Diperlukan: 1. Garam Secukupnya 2. Kaldu Jamur secukupnya 3. Merica (jika mau) Jadi untuk cara membuatnya yang pertama aku potong daging kambing dan direbus setengah matang. Kemudian aku siapkan air kira-kira 600 ml dicampur dengan bumbu bango tongseng kita masak di api kecil. Setelah itu dimasukkan potongan daging, aduk terus sampai bumbu meresap tinggal setengah. Masukkan santan siap saji, daun jeruk, daun salam dan serai aduk lagi sampai merata. Kemudian masukkan bahan-bahan lainnya yaitu kol dan tomat dipotong kecil-kecil. Tunggu sambil diaduk selama 2 menit. Masukkan garam, kaldu jamur dan merica, cicipi jika sudah sesuai selera bisa dimatikan. Tara... jadi deh tongseng khas solo. Jika ada yang bertanya, bagaimana rasanya? Tentu saja sesuai yang diharapkan. Alhamdulillah semua anggota keluarga suka dan langsung habis karena aku masak secukupnya saja. Ngomong-ngomong tentang daging qurban, aku jadi teringat tentang aqiqah yang sama-sama menggunakan kambing. Dimasa sekarang ini masyrakat kita pastinya menginginkan acara aqiqahnya lebih praktis dan hemat waktu. Solusi dari aku yaitu bisa menggunakan aqiqah murah bandung jika kita tinggal di daerah bandung. Jika kita tinggal di wilayah lain? Tenang, aqiqah nurul hayat juga tersebar di beberapa kota besar di Indonesia, tinggal cari di website resminya. Jasa Aqiqah Bandung menyediakan kambing aqiqah yang sudah memenuhi syarat-syarat beraqiqah. Selain itu untuk masakan dijamin kehalalan dan kebersihannya. Harga yang murah juga menjadi poin penting di aqiqah cabang bandung. Jika Berminat tinggal hubungi nomer kontak 0811-2435-600. Mudahnya lagi kita tidak perlu datang ke kantor. Tinggal whatsapp dan untuk pembayaran bisa via transfer. Sudah beres, masakan diantar sampai ke depan rumah. Berikut daftar harga aqiqah Bandung Per 1 ekor kambing, jadi jika pesan 2 ekor tinggal mengalikan 2. 1. Platinum Kambing Betina : Rp 2.850.000 Kambing Jantan : Rp 3.550.000 Sate 550 tusuk Gule 160 porsi 2. Istimewa Kambing Betina : Rp 2.500.000 Kambing Jantan : Rp 3.200.000 Sate 450 tusuk Gule 120 porsi 3. Super Kambing Betina : Rp 1.950.000 Kambing Jantan : Rp 2.650.000 Sate 300 tusuk Gule 80 porsi 4. Puas Kambing Betina : Rp 1.850.000 Kambing Jantan : Rp 2.550.000 Sate 250 tusuk Gule 60 porsi 5. Tasyakuran Kambing Betina : Rp 1.550.000 Kambing Jantan : - Sate 150 tusuk Gule 40 porsi https://aqiqahnurulhayat.com/aqiqah-bandung

Comments

Popular posts from this blog

Aqiqah Sukorejo Kendal Terbaik Nurul Hayat

Penggantian Kiswah

Destinasi Wisata di Rusia